Menu

    Perkembangan Perhutanan Sosial di Provinsi Sumatera Selatan sampai dengan April 2021

    Capaian Izin Perhutanan Sosial di Provinsi Sumatera Selatan sampai dengan April 2021

    Program Perhutanan Sosial yang telah menjadi program Nasional yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional periode 2014-2019 dan telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi dengan membuka kesempatan bagi masyarakat didalam dan disekitar hutan untuk mengakses pengelolaan areal hutan kepada negara seluas 12,7 Juta Hektar.

    Setelah dilakukan verifikasi administrasi dan verifikasi teknis dengan melihat subjek (masyarakat pengelola) dan objek (wilayah kelola yang diusulkan) dan mendapatkan izin dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan maka masyarakat dapat mengelola dan mengambil manfaat dari hutan dengan cara-cara yang ramah lingkungan. Dimana masyarakat menghadapi banyak kesulitan ketika hendak memanfaatkan areal disekitar dan didalam kawasan hutan.

    Perhutanan Sosial yang berada di Provinsi Sumatera Selatan yang berjumlah sekitar 166 unit izin dengan berbagai skema; Hutan Desa (HD), Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Adat (HA), dan Kemitraan Kehutanan terhadap pemegang kawasan  dan/atau pemegang izin.  Perkembangan pasca izin Perhutanan Sosial serta kendala yang dihadapi dalam mengelola kawasan hutan dengan skema hutan sosial yang dimaksud.

    Program Perhutanan Sosial adalah program nasional yang memberikan akses kelola bagi masyarakat sekitar hutan untuk pemerataan ekonomi dan mengurangi ketimpangan dengan tiga pilar yakni lahan, kesempatan usaha dan sumberdaya manusia. 

    Potensi areal Perhutanan Sosial di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan pada Peta Indikatif Areal Perhutanan Sosial (PIAPS) Revisi III Januari 2019 dimana realisasi Perhutanan Sosial di Provinsi Sumatera Selatan per April 2021 dengan luasan 119.001,55 Hektar dan potensi pencadangan Areal Perhutanan Sosial seluas 261.000 Ha.  Adapun capaian Izin Perhutanan Sosial di Provinsi Sumatera Selatan sampai dengan April 2021 adalah sebagai berikut: Hutan Desa (HD): 23 unit dengan luasan 32.961 hektar; Hutan Kemasyarakatan (HKm): 63 unit dengan luasan 34.119,64 hektar; Hutan Tanaman Rakyat (HTR): 68 unit dengan luasan 21.660,07 hektar; Kemitraan: 10 unit dengan luasan 29.881,14 hektar; Hutan Adat (HA): 2 unit dengan luasan 379,7 hektar dan total izin Perhutanan Sosial di Provinsi Sumatera Selatan berjumlah  166 unit dengan total luasan 119.001,55 hektar.

    More From Forest Beat

    Ilustrasi banjir bandang sumatera selatan

    Banjir Bandang Berulang, Peringatan Yang Diabaikan

    Catatan Kejadian Banjir Bandang Sumatera Selatan Banjir dan banjir bandang telah menjadi peristiwa yang berulang di Sumatera Selatan. Hampir setiap tahun, wilayah-wilayah di sepanjang Daerah...
    ARTICLE
    2
    minutes

    Bencana Tidak Jatuh Dari Langit

    Sekelumit Catatan Hutan Sumatera Selatan Tahun 1990-2024 Ketika bencana menerjang, narasi yang muncul sering kali beragam. Perubahan iklim dengan cuaca extrimnya atau bahkan bencana itu...
    ARTICLE
    3
    minutes

    Mengawal Keberlanjutan Perhutanan Sosial di Sumatera Selatan

    Dalam beberapa tahun terakhir, perhutanan sosial (PS) masih menjadi salah satu solusi penting untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengurani tekanan terhadap...
    Berita
    2
    minutes

    Sosialisasi Sistem Monev: Perkuat Perencanaan dan Perapihan Administrasi MHA Ghimbe Peramunan

    Pengelolaan Hutan Adat yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas Masyarakat Hukum Adat (MHA), dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Sumatera Selatan (Sumsel), diharapkan meningkatkan...
    Berita
    2
    minutes
    spot_imgspot_img