Rabu, Oktober 16, 2019
Mensikapi Pelaksanaan Bonn Challenge di Palembang, Sumatera Selatan 9-10 Mei 2017 Pola pengelolaan lahan gambut untuk industri kehutanan, perkebunan dan pertanian, menjadi penyebab utama kebakaran dahsyat di Indonesia tahun 2015 yang lalu, dimana 43 juta jiwa terpapar asap tebal, 14 orang bahkan meninggal dunia. Kebakaran juga menyebabkan kerugian ekonomi indonesia senilai $16 milyar. Pembukaan...
Ribuan hektar tanah kami sudah digunakan dan rusak untuk kepentingan industri seperti HTI dan perkebunan sawit guna memenuhi kepentingan pasar. Kegiatan ini dilaksanakan tanpa mendapatkan persetujuan dan sepengatahuan kami, serta memberikan hanya sedikit manfaat bagi kami. Kegiatan ini juga telah menyebabkan hilangnya sumber - sumber kehidupan, nilai budaya masyarakat...
Rumah panggung berpenyangga kayu nibung berjajar di tepi sungai sembilang. Perahu-perahu nelayan lalu lalang, bagan-bagan penangkap ikan pun tampak dikejauhan laut. Kehidupan masyarakat nelayan yang sangat sangat kental ini terdapat di Dusun Sembilang. Pemukiman nelayan di Muara Sungai Sembilang itu diperkirakan sudah ada semenjak tahun 1979. Pada awalnya, Dusun Sembilang...
Hutan Kita Institute, Kongres konservasi tingkat dunia (World Conservation Congress/WCC) 2016 yang diselenggarakan International Union for the Conservation of Nature/IUCN yang digelar dari Tanggal 1 – 10 September di Honululu, Hawai bertujuan untuk menyusun inisiatif-inisiatif konservasi dan pembangunan berkelanjutan di masa mendatang. Hutan Kita Institute (HaKI) sebagai lembaga yang perhatian...
Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) adalah salah satu Program Unggulan dari sembilan program prioritas ‘NAWA CITA’ Pemerintahan Jokowi – JK. Komitmen untuk mencapai cita-cita tersebut telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2015-2019), dimana pemerintah mengalokasikan sedikitnya 12,7 juta hektar kawasan hutan negara untuk dikelola rakyat dengan skema Perhutanan...
“Hutan Kita adalah Paru-paru Dunia yang semakin sakit akibat Deforestasi dan Degradasi, Ayo Bersama Kita Jaga Untuk Kelangsungan Kehidupan Kita di muka Bumi” #Savehutan #HaKI
Semendo nama umum yang dikenal dikalangan masyarakat Sumatera Selatan atau Jeme Semende sebutan umum oleh masyarakat semende sendiri,merupakan komunitas/suku tersendiri yang berada di provinsi sumatera selatan, Secara geografis masyarakat semende dibagi menjadi 2 kelompok yaitu ; Semende Darat yang komunitasnya berada dikabupaten Muara enim Semende Lembak yang komunitasnya berada...
Semendo salah satu daerah dataran tinggi Bukit Barisan di Kabupaten Muaraenim sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi di Provinsi Sumatera Selatan. Jarak tempuh yang mencapai 300 Km atau lebih kurang 7 - 8 jam perjalanan darat dari Palembang menyebabkan komiditi kopi yang dihasilkan petani lebih banyak...
Model Masyarakat pengelola Hutan yang berada di provinsi Sumatera Selatan berdasarkan perundang-undangan PHBM yang ada meliputi Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa Hutan Tanaman Rakyat. Model pengelolaan Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Tanaman Rakyat merupakan bentuk pengakuan negara terhadap pengelolaan hutan oleh rakyat yang bertujuan agar masyarakat sekitar hutan mendapat akses...