Gagasan Dasar

Dengan memberikan dukungan finansial secara langsung maupun tidak langsung, maka skema tersebut akan memungkinkan masyarakat lokal untuk meninggalkan kegiatan yang bersifat tidak berkelanjutan (misalnya eksploitasi hutan secara berlebihan), dan kemudian menggagas atau terlibat aktif dalam kegiatan lain yang menunjang pelestarian dan restorasi lingkungan (misalnya kegiatan penanaman mangrove di wilayah pesisir dan melakuakan penanaman di wiayah TNBS yang mepunyai ekosistem gambut).

Lebih dari itu, masyarakat juga diharapkan akan lebih terlibat aktif dalam pengembangan berbagai kebijakan di tingkat lokal, yang pada akhirnya akan mendukung kegiatan konservasi yang mulai dilakukan oleh masyarakat lokal. Kebijakan yang dimaksud misalnya saja berupa penyusunan peraturan desa untuk perlindungan wilayah restorasi atau peraturan lain yang memacu peran aktif masyarakat dalam pengembangan mata pencaharian yang berkelanjutan atau memperkuat kegiatan pengurangan resiko bencana seraya menjaga lingkungan hidup di sekitarnya.

Dalam era dimana Undang-undang Desa telah diberlakukan, inisiatif seperti Bio-Rights akan memperoleh tempat istimewa untuk dilaksanakan di tingkat desa.Sebagai suatu pendekatan yang berbasis masyarakat, Bio-Rights mensyaratkan adanya keterlibatan masyarakat sejak awal perencanaan kegiatan. Dalam prakteknya, pihak KiBASS memfasilitasi masyarakat sasaran untuk berembug merundingkan langkah kegiatan yang akan dilaksanakan oleh mereka sendiri. Hal yang didiskusikan dapat saja meliputi penggalian permasalahan dan ancaman yang muncul di tengah masyarakat.

Pada saat yang sama, juga digali berbagai potensi untuk meningkatkan sumber mata pencaharian masyarakat yang bersifat berkelanjutan dengan tetap menjalankan upaya untuk meningkatkan perlindungan alam yang masih tersisa serta melakukan restorasi terhadap lingkungan yang telah mengalami kerusakan.

Karena keterbatasan dukungan yang bisa diberikan, tentu tidak semua anggota masyarakat dapat terlibat dalam kegiatan yang disetujui. Untuk itu, kelompok ekonomi masyarakat perlu dibentuk, dimana anggotanya diseleksi berdasarkan kriteria yang disetujui oleh masyarakat, proyek maupun pemerintah desa. Anggota dari kelompok masyarakat Inilah yang kemudian akan menjalankan kesepakatan Bio-Rights.

Mereka akan difasilitasi KiBASS untuk melakukan pertemuan rutin guna menyepakati kegiatan yang akan dilaksanakan. Biasanya, kesepakatan tersebut akan menyangkut usulan kegiatan konservasi atau restorasi lingkungan yang akan dilaksanakan secara bersama-sama oleh anggota kelompok, misalnya saja kesepakatan untuk melakukan penanaman pohon mangrove dan tanaman yang bisa di gambut dengan luaasan yang telah di sepakati.