Dilematis Petani Kopi di Wilayah Hutan Desa Semendo

0
672
Potensi Ekonomi Kerakyatan dari Komiditas Kopi Masyarakat Semendo

Semendo salah satu daerah dataran tinggi Bukit Barisan di Kabupaten Muaraenim sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi di Provinsi Sumatera Selatan.

Jarak tempuh yang mencapai 300 Km atau lebih kurang 7 – 8 jam perjalanan darat dari Palembang menyebabkan komiditi kopi yang dihasilkan petani lebih banyak didistribusikan ke Provinsi tetangga Lampung.

Saat ini wilayah Semendo telah dimekarkan menjadi tiga wilayah kecamatan yaitu Semendo Darat Ulu, Semendo Darat Laut dan Semendo Darat Tengah.

Sebagai salah satu daerah kerja dampingan HaKI diketiga wilayah kecamatan Semendo saat ini terdapat 12 Wilayah Hutan Desa yang telah mendapatkan SK Hutan desa dari Menhut dan 1 desa yang masih belum mendapatkan SK.

Adapun Wilayah Hutan Desa Semendo tersebut antara lain :

No KECAMATAN DESA Fungsi Luas PENETAPAN AREAL KERJA
KAWASAN Usulan Luas Nomor SK Menhut
1 Semendo Darat Ulu Tanjung Tiga HL 1000 1000 SK.619/Menhut-II/2014 tgl. 11 Juli 2014
2 Semendo Darat Ulu Danau Gerak HL 5000 2400 SK.620/Menhut-II/2014 tgl. 11 Juli 2014
3 Semendo Darat Ulu Plakat HL 3000 2000 SK.621/Menhut-II/2014 tgl. 11 Juli 2014
4 Semendo Darat Ulu Muara Danau HL 1000 260 SK.622/Menhut-II/2014 tgl. 11 Juli 2014
5 Semendo Darat Laut Penindaian HL 500  Belum
6 Semendo Darat Ulu Cahaya Alam HL 840 900 SK.326/Menhut-II/2014 tgl. 27 Maret 2014
7 Semendo Darat Tengah Gunung Agung HL 1100 1075 SK.327/Menhut-II/2014 tgl. 27 Maret 2014
8 Semendo Darat Tengah Kota Padang HL 1110 1145 SK.328/Menhut-II/2014 tgl. 27 Maret 2014
9 Semendo Darat Tengah Muara Tenang HL 1700 1685 SK.329/Menhut-II/2014 tgl. 27 Maret 2014
10 Semendo Darat Ulu Segamit HL 3280 3245 SK.330/Menhut-II/2014 tgl. 27 Maret 2014
11 Semendo Darat Tengah Sri Tanjung HL 620 600 SK.331/Menhut-II/2014 tgl. 27 Maret 2014
12 Semendo Darat Ulu Tanjung Agung HL 1420 1400 SK.332/Menhut-II/2014 tgl. 27 Maret 2014
13 Semendo Darat Tengah Tenam Bungkuk HL 1100 1135 SK.333/Menhut-II/2014 tgl. 27 Maret 2014

 

Kopi yang ditanam dan diusahakan oleh masyarakat Semendo sebagaian besar di dominasi oleh kopi varietas Robusta dan sebagaian hanya sebagian kecil petani yang baru menanam jenis kopi Arabica.

Penjemuran Kopi oleh petani
Petani sedang menjemur kopi di tengah lokasi kebun

Salah satu petani kopi dari Desa Segamit Nasrul mengatakan keengganan mereka menanam kopi Jenis Arabica karena biji yang dipanen lebih sedikit dibandingkan dengan Kopi Jenis Robusta dan proses pengolahannya lebih rumit sedangan harga jualnya di tingkat pengepul dan Perusahaan dihargai sama lebih kurang Rp. 18.000 s/d Rp. 20.000 per kilogram.

Di Semendo sendiri terdapat gudang penampungan dari perusahaan perdagangan Kopi International PT Indo Cafco bagian dari ECOM Coffee Group Ltd yang menampung Kopi hasil petani Semendo.

Pak Monika petani Kopi di desa Cahaya Alam mengatakan sebagian  masyarakat masih enggan untuk menjual kopi ke Perusahaan karena standar yang cukup tinggi diminta oleh perusahaan seperti kadar air dan kualitas biji kopi padahal masyarakat masih mengandalkan sinar  Matahari untuk menjemur biji kopi, sedangkan oven pengering blom ada di desa.

Ia juga menambahkan karakteristik wilayah Semendo yang berada di lembah Gunung Dempo menyebabkan Matahari tidak setiap hari bisa bersinar terik.

Sistem pembayaran yang tidak tunai langsung menyebabkan petani lebih senang menjual biji kopi langsung ketengkulak dibanding ke perusahaan jelas Pak Monika.

Green Bean Arabica Semendo
Biji Kopi Arabica Semendo

Ironi ketika budaya Ngopi saat ini sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat modern saat kedai-kedai kopi modern dan waralaba kopi menjamur di Indonesia dimana mereka menyajikan beraneka jenis kopi kualitas terbaik dan masyarakat lebih menghargai  Kopi Bali/Kintamani, Kopi Toraja, Kopi Aceh Gayo, Kopi Mandailing, Kopi Flores, Kopi Wamena, Kopi Papandayan, Kopi Blawan/ Bondowoso tetapi kopi semendo masih terpinggirkan sebagai kopi kualitas Premium di Indonesia. sungguh sayang!

Kopi Arabica produk Hutan Desa Semendo yang diolah dikantor HaKI
Kopi Arabica produk Hutan Desa Semendo yang diolah dikantor HaKI

 

LEAVE A REPLY

*